Terlalu memikirkan masa depan

Terlalu memikirkan masa depan
menghadapi kenyataan bahwa orang yang baik bisa berubah menjadi jahat tak karuan
menghadapi kenyataan bahwa orang yang jahat tak kunjung sadar penuh penyesalan

Terlalu memikirkan masa depan
hingga bumi yang dipijak tak lagi yang dikenal
hingga teman yang dulu dekat tak lagi dihapal Continue reading

Advertisements

Hei waktu

Aku sering mengalami momen seperti ini, diam sendirian merenung memandangi keriuhan yang terjadi di sekitarku. Mobil dan motor yang berlalu-lalang, orang-orang yang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing… seperti meninggalkan aku sendirian. Seakan waktu meninggalkanku diam-diam, tanpa pesan tanpa suara, aku merasa seperti berada di dunia yang berbeda.

Apa aku memang layak berada di dunia ini? Karena aku sepertinya tidak sesuai dengan mereka yang begitu sigap mengejar waktu. Mengapa aku tidak bisa terhubung dengan orang-orang ini? Seakan ingin meyakinkanku kalau aku tidak layak berada di dunia ini, menekankan padaku bahwa keberadaanku di dunia ini adalah suatu kesalahan. Continue reading

Menjadi Islam minoritas di negeri penuh teror

Belakangan ini sering terdengar negara-negara di eropa terkena aksi terorisme hampir setiap bulan. Sebagai salah satu negara yang banyak menerima imigran dari negara konflik, tentu hal ini amat disayangkan, apakah ini konspirasi? Apakah ini propaganda untuk membenci imigran muslim dan agama islam khususnya? Apakah mungkin negara mereka melakukan kesepakatan yang merugikan kelompok radikal tersebut sehingga layak diteror? sepertinya begitu… Continue reading

Kaum tengah

Bagaikan dua sisi

Seseorang yang telah jauh dari agamanya, memilih agnostik sebagai pedomannya, atau mereka yang terjebak dalam identitas lgbt nya, atau mereka yang tattoan dan berpakaian terbuka, yang nilai hidup mereka tidak selaras dengan lingkungannya. Terlalu liberal dan terlalu bebas kata orang. Seakan mereka sedang menebar paham yang akan merusak generasi selanjutnya. Memiliki kesempatan untuk bekerja dan tinggal di luar negeri tidak disia-siakannya, karena hidup di negeri sendiri terlalu banyak tantangannya. Tidak mau menjadi munafik dan menyakiti hati mamanya katanya.

Continue reading