Pengantar

Aku menulis untuk diriku. Hanya diriku. Hanya diriku dan pikiranku. Aku menulis untuk kesehatan mentalku, bukan untuk menyenangkan hatimu. Aku menulis untuk menasehati diriku, bukan untuk menyindirmu. Aku menulis untuk menggambarkan apa yang aku rasakan bukan apa yang kamu inginkan.

Aku menulis apa yang aku rasakan, oleh karena itu, jika mencari tulisan yang bias, maka carilah tulisanku.
Aku menulis apa yang aku rasakan, maka tulisanku bisa salah bisa benar, maka aku terbuka terhadap masukan, maka aku terima teguran.
Aku menulis apa yang aku rasakan, sehingga melampirkan data dan sumber terkait terlalu merepotkan buatku.

Aku menulis dengan damai, namun aku sangat tegas di dalam.
Aku menulis dengan sederhana, dengan pikiran dan kemampuanku yang sederhana dipenuhi dengan cara berpikirku yang sempit dan kompleks seperti sempitnya kehidupanku.
Aku tidak suka kerumitan dan kompleksitas, mungkin dengan menulis aku bisa mengurai benang kusut di kepalaku.
Tapi itu semua hanya harapanku, setidaknya untuk saat ini.
Maka sebelum aku tenggelam dalam suara-suara di kepala ku, ijinkan aku menguraikannya dalam tulisan-tulisanku.

Advertisements