Mempertanyakan rasa kemanusiaan

Saat tahta dan kekuasaan ditawarkan di hadapanmu, dan rasa kemanusiaanmu adalah penghalangnya. Apa yang akan kamu lakukan? Membuang perasaanmu?

Saat tahta dan kekuasaan membuatmu melupakan dan menghilangkan rasa kemanusiaanmu itu, lalu masih layakkah kau disebut sebagai manusia?

Manusia tanpa perasaan, mendorong akal dan pikirannya untuk menghalalkan berbagai cara demi tercapainya tujuan mereka yang katanya “mulia”. Ya, mulia menurut mereka karena mereka berpikir bahwa diri mereka adalah Tuhan.

Continue reading

Ketika poligami mem-bias-kanmu

Aku teringat kejadian saat seorang da’i yang terkenal dan dihormati di Indonesia melakukan poligami. Saat itu orang-orang langsung tidak suka padanya, membencinya, mengeluarkan kata-kata kasar padanya, memboikot dia dan bisnisnya, mengganggu keluarganya,… menjadi bulan-bulanan infotainment yang hanya mementingkan rating semata. Tetapi tidak apa-apa,  seperti layaknya saringan, kejadian itu menjadi penyaring untuk orang-orang yang benar-benar bersih hatinya dengan yang hatinya masih dipenuhi oleh hawa nafsu-belum ikhlas dengan apa yang tertulis dalam Al Quran.

Continue reading

Gadis kecil yang pendiam

Aku gadis kecil yang pendiam
Umurku 3,5 tahun, badanku kecil tidak besar-besar
Kata orang aku pendiam, diajak bicara tak ada suaranya
Memang aku pendiam, kenapa ya aku pendiam?
Kata orang aku aneh, entah suaraku pergi kemana kata mereka
Mereka mengajakku bercanda, namun suaraku tidak mau keluar
Memang aku sama sekali tidak membuka mulutku untuk berbicara
Apa aku yang aneh, atau mereka orang dewasa ini yang aneh?

Continue reading

Ketika peperangan membuat orang bingung dan mati rasa

Rasanya kalau mendengar orang-orang yang harus dengan tidak adil hidup di medan perang, rasanya miris sekali, rasanya ingin menutup mata dan telinga, rasanya hanya ingin melihat kalau dunia ini baik-baik saja, karena rasanya tidak mau mengakui kalau aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka.

Entah tidak bisa berbuat apa-apa dikarenakan sudah terlalu kompleksnya peperangan yang terjadi hingga menyebar ke berbagai kepentingan banyak pihak, atau masalah perang ini sudah menjadi area “abu-abu” yang mana yang benar dan yang salah sangat sulit dibedakan jika hanya mengandalkan pengadilan buatan manusia. Atau entah karena kita sudah terlalu sibuk memikirkan sulitnya hidup kita sendiri hingga kita tak ada kesempatan untuk membayangkan bagaimana posisi mereka saat ini.

Continue reading

Saat kamu membuat keputusan

Apa yang akan kamu lakukan saat diharuskan membuat keputusan penting secepatnya?

Hidup itu penuh dengan teka-teki, seperti permainan ular tangga kadang senang kadang sedih, kadang kita harus kembali ke awal lagi karena keputusan buruk yang kita telah kita buat, kadang kita bisa terus maju namun tidak pernah sampai ke finish. Apapun itu, hidup harus tetap jalan…yang terpenting di saat kita mengadu nasib kita, kita tahu Allah bersama kita.

Aku punya teman, saat itu dia sedang hamil besar, tiba-tiba ketubannya pecah lebih cepat dari yang diharapkan. Ternyata terdapat penyulit sehingga kelahiran normal tidak memungkinkan. Di situ, sang suami ditanya apakah ingin melahirkan caesar saja atau tetap mau mencoba normal? Continue reading