Menjadi Islam minoritas di negeri penuh teror

Belakangan ini sering terdengar negara-negara di eropa terkena aksi terorisme hampir setiap bulan. Sebagai salah satu negara yang banyak menerima imigran dari negara konflik, tentu hal ini amat disayangkan, apakah ini konspirasi? Apakah ini propaganda untuk membenci imigran muslim dan agama islam khususnya? Apakah mungkin negara mereka melakukan kesepakatan yang merugikan kelompok radikal tersebut sehingga layak diteror? sepertinya begitu…

Bagaimana rasanya menjadi kaum muslim di luar sana? khususnya di wilayah yang sangat diverse, negeri yang modern dan warganya yang sangat vokal, namun sering terjadi aksi teror dimana-mana? Dengan kemajuan teknologi informasi dan kemudahan orang-orang mengakses informasi baik yang salah maupun yang benar?

Tiba-tiba sekelompok orang men-twit bahwa seringnya aksi teror yang terjadi dikarenakan terlalu baiknya pemerintah mereka untuk menerima kaum muslim imigran ini

Tiba-tiba sekelompok orang men-twit bahwa Islam adalah agama yang penuh kebohongan dan layak dihapuskan

.

Sebagai minoritas, menyadari orang-orang melihatmu dan mengawasimu seolah-olah ada yang salah dengan keyakinanmu? Bagaimana perasaanmu?

.

Ya, tatapan itu, tatapan yang bertanya-tanya, ada yang salah dengan yang kau imani selama ini, dan ada yang salah dengan dirimu, mengapa kamu masih mau beriman dengan ajaran yang sangat riskan itu?

Ajaran yang kata orang sangat mudah disalah-pahami dan disalah-artikan, jika begitu mudahnya agamamu untuk disalahpahami dan disalah-artikan, bukankah berarti agamamu penuh tanda tanya?

Mereka hanya bisa bersabar,..

Ada sebagian dari mereka yang kuat imannya dan tetap teguh dengan ritual keagamaannya
Ada sebagian dari mereka yang membanting tulang memberikan image positive tentang Islam, agama yang dicintainya
Ada sebagian dari mereka yang mulai jarang tersenyum, menjadi pendiam dan tertutup karena diliputi kecemasan setiap aksi teror terjadi di negaranya
Ada sebagian dari mereka yang mulai khawatir dengan diskriminasi yang ada
Ada sebagian dari mereka yang merahasiakan ke-Islamannya
Ada sebagian dari mereka yang takut untuk memperdalam ilmu agama Islam-nya
Ada sebagian dari mereka yang menutupi identitas ke-Islamannya
Ada sebagian dari mereka yang mulai pelan-pelan menjauh dari agama yang dulu diyakininya ini
Ada sebagian dari mereka yang mulai meragukan agamanya dan memilih agnostic sebagai jalan keluarnya

Ada sebagian dari mereka yang malah terinspirasi dan ikut menjadi cikal bakal pelaku teror selanjutnya… naudzubillahimindzalik…

Di saat seperti ini, kamu melihat bahwa masih ada orang baik di luar sana, kaum non muslim di luar sana, kaum mayoritas di luar sana, yang toleran yang masih bisa melihat perbedaan antara ke-Islaman mereka dengan Islam-nya pelaku teror radikal tersebut. Mereka mencegah terjadinya diskriminasi di dalam negara mereka karena tingginya nilai kemanusiaan dalam diri mereka. Jika kamu adalah kaum mayoritas dan non-muslim di sana, apakah kamu masih akan tetap memelihara nilai kemanusiaanmu seperti yang dilakukan oleh mereka?

Advertisements